<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>3 B : Belajar-Berbagi-Berbisnis</title>
	<atom:link href="http://bambang.utoyo.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bambang.utoyo.com</link>
	<description>pemikiran, catatan, kisah-kisah, renungan, tips &#38; bisnis</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jul 2010 12:38:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
		<item>
		<title>Lagi, Teror Ledakan Tabung Gas Elpiji</title>
		<link>http://bambang.utoyo.com/2010/07/lagi-teror-ledakan-tabung-gas-elpiji/</link>
		<comments>http://bambang.utoyo.com/2010/07/lagi-teror-ledakan-tabung-gas-elpiji/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 12:38:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bambang Utoyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[elpiji]]></category>
		<category><![CDATA[gas]]></category>
		<category><![CDATA[kadaluarsa]]></category>
		<category><![CDATA[ledakan]]></category>
		<category><![CDATA[lpg]]></category>
		<category><![CDATA[regulator]]></category>
		<category><![CDATA[selang]]></category>
		<category><![CDATA[tabung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bambang.utoyo.com/?p=178</guid>
		<description><![CDATA[Dari kasus ledakan tabung gas elpiji pada hari Minggu pagi di Tanjung Duren, Jakarta, yang kembali mengakibatkan kerugian harta benda dan korban luka-luka, kita tahu bahwa sebetulnya prosedur yang dilakukan dalam penanganan tabung gas yang bocor sudah benar. Dalam kasus Tanjung Duren ini, tabung gas yang bocor (diketahui dari bau gas yang muncul) dibawa ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_182" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/07/tabung-gas-meledak.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-182" title="tabung-gas-meledak" src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/07/tabung-gas-meledak-150x150.jpg" alt="tabung-gas-elpiji-meledak" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Foto: tribunnews.com</p></div>
<p style="text-align: justify;">Dari kasus ledakan tabung gas elpiji pada hari Minggu pagi di Tanjung Duren, Jakarta, yang kembali mengakibatkan kerugian harta benda dan korban luka-luka, kita tahu bahwa sebetulnya prosedur yang dilakukan dalam penanganan tabung gas yang bocor sudah benar.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kasus Tanjung Duren ini, tabung gas yang bocor (diketahui dari bau gas yang muncul) dibawa ke luar rumah ke ruang terbuka. Karena lingkungan rumah tersebut sangat padat, maka daerah terbuka yang dimaksud adalah lorong gang yang ada di depan rumah mereka. Lorong gang tersebut sepanjang kira-kira 20 meter dan lebar 2 meter. Gas yang bocor pun langsung menyebar keseluruh lorong dan ke rumah-rumah yang membuka pintu/ventilasi. Tak disadari, ternyata ada seseorang dari dalam salah satu deretan rumah yang menyalakan kompor. Yang terjadi berikutnya adalah BURRRRRRRRRR&#8230; BLAARRRRRRRRRRRRRRRR &#8230;. api pun langsung menyambar. Dikabarkan api juga sempet memenuhi sepanjang lorong. Selanjutnya korban luka-luka pun berjatuhan. Oh my God, sampai kapan hal seperti ini terus terjadi.<span id="more-178"></span></p>
<div id="attachment_181" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/07/gas1.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-181" title="gas1" src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/07/gas1-150x150.jpg" alt="Hukmiah (41) dan putranya, Muh Ridwan (10 bulan), mengalami luka bakar yang parah akibat ledakan elpiji di Makasar" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Hukmiah (41) dan putranya, Muh Ridwan (10 bulan), mengalami luka bakar yang parah akibat ledakan elpiji di Makasar. Foto: surya.co.id</p></div>
<p style="text-align: justify;">Jika sebelumnya, pihak berwenang dengan yakinnya mengatakan penyebab sering terjadinya ledakan gas adalah karena regulator dan selang yang tidak baik mutunya, dan masyarakat lalai pada penggunaannya, maka pada kasus ini mereka mau beralasan apalagi?  Kenapa sih kebanyakan pejabat di negara ini sulit sekali mengakui kesalahan/keteledoran yang telah dilakukan dan sebaliknya seringkali menyalahkan masyarakat/rakyat yang notabene seharusnya adalah orang-orang yang harus dilayani dengan baik oleh pemerintah?</p>
<p style="text-align: justify;">Saya adalah salah satu rakyat biasa, di rumah kami juga pengguna tabung gas elpiji 3 Kg. Setiap kali kami akan menyalakan kompor, kami jadi was-was. Perasaan was-was seperti sekarang ini tidak pernah terjadi ketika teror bom sering terjadi di Indonesia. Dan kami yakin, di luar sana banyak sekali masyarakat yang mempunyai perasaan was-was yang sama. Bahkan beberapa dari mereka mengatakan trauma dan tidak mau lagi menggunakan gas elpiji. Jika trauma seperti ini terus terjadi pada masyarakat, maka pemerintah juga yang akan merugi. Sudah sekian trilyun dana yang dikeluarkan dalam rangka konversi minyak tanah ke elpiji, tapi ini semua terancam sia-sia. Maka sepertinya tidaklah salah kalau banyak pihak yang menganggap teror ledakan tabung gas elpiji ini lebih berbahaya ketimbang teror bom Nurdin M Top beberapa waktu lalu. Semoga para pejabat lebih gesit dan tanggap dalam upaya mengatasi masalah penting ini. [BU]</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bambang.utoyo.com/2010/07/lagi-teror-ledakan-tabung-gas-elpiji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Biaya Haji 2010 Turun 80 USD</title>
		<link>http://bambang.utoyo.com/2010/07/biaya-haji-2010-turun-80-usd/</link>
		<comments>http://bambang.utoyo.com/2010/07/biaya-haji-2010-turun-80-usd/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 02:57:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bambang Utoyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[2010]]></category>
		<category><![CDATA[bpih]]></category>
		<category><![CDATA[haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bambang.utoyo.com/?p=171</guid>
		<description><![CDATA[Kamis, 22 Juli 2010. Akhirnya, biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun 2010 turun 80 USD, menjadi rata-rata sebesar 3.342 dolar AS atau Rp 31.080.600. Keputusan penurunan BPIH itu didapatkan dari hasil serangkaian pertemuan antara Komisi VIII DPR RI dan pemerintah. Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali mengatakan, penetapan BPIH tahun ini merupakan suatu prestasi. Pasalnya, penurunan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kamis, 22 Juli 2010.</p>
<div id="attachment_172" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/07/berangkat-haji.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-172" title="berangkat-haji" src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/07/berangkat-haji-150x150.jpg" alt="Jamaah Haji Indonesia" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Jamaah Haji Indonesia</p></div>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya, biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun 2010 turun 80 USD, menjadi rata-rata sebesar 3.342 dolar AS atau Rp 31.080.600. Keputusan penurunan BPIH itu didapatkan dari hasil serangkaian pertemuan antara Komisi VIII DPR RI dan pemerintah.</p>
<p style="text-align: justify;">Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali mengatakan, penetapan BPIH tahun ini merupakan suatu prestasi. Pasalnya, penurunan BPIH terjadi ketika pemerintah Arab Saudi menaikkan biaya sewa pemondokan. Penurunan sebesar 80 dolar AS (sekitar Rp 800.000) disebabkan adanya biaya-biaya yang dibebankan pada dana optimalisasi setoran awal BPIH. “Selain itu, pada tahun ini, jemaah haji yang akan tinggal di pemondokan ring 1 atau berjarak 0-2.000 meter dari Masjidil Haram meningkat dari 27 persen di 2009 menjadi 63 persen di 2010,” kata Menag di Jakarta, Rabu, 21 Juli kemarin. Dikatakan Suryadharma, pemerintah mengusulkan besaran indirect cost (biaya tak langsung) penyelenggaraan haji pada tahun ini sebesar Rp 1.051.151.691.454. Biaya ini untuk sewa hotel transit Jeddah, biaya selisih distribusi pemondokan di Makkah, sewa <span id="more-171"></span>rumah cadangan, konsumsi masa kedatangan dan kepulangan di bandara, konsumsi selama di Armina, pelayanan bongkar muat barang dan safeguarding. Indirect cost itu juga dipakai untuk ongkos penerbangan petugas, biaya operasional dalam negeri seperti penerbitan paspor jemaah, biaya operasional sistem informasi haji terpadu, penerbitan buku manasik dan bimbingan manasik bagi jemaah haji, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">BPIH yang baru diputuskan tersebut terdiri dari biaya penerbangan ke Arab Saudi yang rata-rata 1.720 dolar AS, biaya pelayanan umum untuk Kerajaan Arab Saudi sebesar 277 dolar AS, biaya pemondokan di Makkah 2.850 riyal Saudi, biaya pemondokan di Madinah 600 riyal, dan biaya hidup 405 dolar AS.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain nilainya turun, Menag juga menjelaskan bahwa tahun ini jemaah tidak dibebani biaya asuransi sebesar Rp 100.000. Biaya asuransi masuk dalam komponen biaya tidak langsung yang dibebankan dari suku bunga setoran awal jemaah. Artinya, biaya asuransi ini akan diambil dari hasil pengelolaan dana abadi umat.<br />
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Gondo Radityo Gambiro menyatakan, DPR bisa menerima keputusan penurunan BPIH tersebut. “Tapi, untuk biaya tidak langsung, perlu pembicaraan lebih lanjut,” kata dia.<br />
Tahun 2009, BPIH di masing-masing embarkasi (yang besarnya berbeda-beda) adalah sebagai berikut: embarkasi Aceh sebesar 3.243 dolar AS, embarkasi Medan 3.333 dolar AS, Batam 3.409 dolar AS, Padang 3.329 dolar AS, Palembang 3.377 dolar AS, Jakarta 3.444 dolar AS, Solo 3.407 dolar AS, Surabaya 3.512 dolar AS, Banjarmasin 3.508 dolar AS, Balikpapan 3.544 dolar AS, Makassar 3.575 dolar AS. Meski terlambat namun keputusan BPIH yang berhasil turn itu disambut gembira jemaah haji.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan saat-saat ini adalah waktu yang tepat untuk melunasi karena nilai tukar rupiah yang menguat atas USD.(MH)</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber: informasihaji.com<br />
Foto : Jurnalhaji.com</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bambang.utoyo.com/2010/07/biaya-haji-2010-turun-80-usd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ibrahim AS, Ismail AS &amp; Ka&#8217;bah</title>
		<link>http://bambang.utoyo.com/2010/06/ibrahim-as-ismail-as-kabah/</link>
		<comments>http://bambang.utoyo.com/2010/06/ibrahim-as-ismail-as-kabah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jun 2010 03:43:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bambang Utoyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[hajar]]></category>
		<category><![CDATA[hajar aswad]]></category>
		<category><![CDATA[ibrahim]]></category>
		<category><![CDATA[ismail]]></category>
		<category><![CDATA[kabah]]></category>
		<category><![CDATA[marwah]]></category>
		<category><![CDATA[Mekah]]></category>
		<category><![CDATA[safa]]></category>
		<category><![CDATA[sai]]></category>
		<category><![CDATA[sarah]]></category>
		<category><![CDATA[zamzam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bambang.utoyo.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[Dikisahkan Nabi Ibrahim beserta  istrinya Sarah dan khadamnya Hajar menetap di tanah Palestina. Mereka hidup rukun beserta pengikutnya yang setia. Namun demikian ada satu hal yang mengganjal hati Nabi Ibrahim beserta istrinya Sarah, mereka  sudah berusia lanjut  namun  belum juga dikaruniai seorang putra yang diharapkan dapat  melanjutkan keturunannya. Sarah mengusulkan kepada Nabi Ibrahim agar ia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_86" class="wp-caption alignleft" style="width: 130px"><a href="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/06/maqam-ibrahim2.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-86 " style="margin: 2px;" title="maqam-ibrahim" src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/06/maqam-ibrahim2-150x150.jpg" alt="Maqam Ibrahim AS" width="120" height="120" /></a><p class="wp-caption-text">Maqam Ibrahim AS</p></div>
<p style="text-align: justify;">Dikisahkan Nabi Ibrahim beserta  istrinya Sarah dan khadamnya Hajar menetap di tanah Palestina. Mereka hidup rukun beserta pengikutnya yang setia. Namun demikian ada satu hal yang mengganjal hati Nabi Ibrahim beserta istrinya Sarah, mereka  sudah berusia lanjut  namun  belum juga dikaruniai seorang putra yang diharapkan dapat  melanjutkan keturunannya. Sarah mengusulkan kepada Nabi Ibrahim agar ia mengambil Hajar  khadamnya menjadi istri, mudah-mudahan mereka bisa mendapat keturunan dari Hajar. Nabi Ibrahim menerima usulan tersebut, ia pun menikahi Hajar.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari perkawinannya dengan Hajar lahirlah seorang putra yang diberi nama Ismail. Mereka sekeluarga diliputi kegembiraan, demikian pula halnya dengan Sarah istri pertama Nabi Ibrahim. Namun kegembiraan Sarah itu hanya sementara, sebab tak lama kemudian hatinya mulai diserang suatu perasaan yang sulit dibayangkan. Ia merasa cemburu, terhadap Hajar. Hatinya tak kunjung tenang, selalu gelisah, makan dan minum jadi tidak karuan rasanya. Ia tidak tahan melihat kebahagiaan Hajar beserta anaknya. Hal ini disampaikan terus terang oleh Sarah kepada Nabi Ibrahim. Ia mengusulkan agar Nabi Ibrahim, Hajar beserta anaknya meninggalkannya sendiri, pergi ketempat yang sejauh jauhnya, agar tidak terlihat dan terdengar olehnya sedikitpun. Dengan wahyu dari Ilahi Nabi Ibrahim menerima usulan Sarah itu. Nabi Ibrahim membawa Hajar beserta putranya mengembara, mengikuti kemana kaki melangkah, tujuannya hanya pergi sejauh-jauhnya dari tempat Hajar bermukim. Setelah sekian lama berjalan sampailah Nabi Ibrahim di suatu lembah padang pasir yang sunyi. Ia menerima wahyu agar meninggalkan istrinya Hajar beserta putranya di lembah itu.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-74"></span>Nabi Ibrahim meninggalkan Hajar ditempat itu, padang pasir yang gersang, sunyi tidak ada tumbuh-tumbuhan maupun manusia seorang pun. Nabi Ibrahim menyampaikan pada Hajar agar ia beserta putranya menetap di tempat itu, sedang ia sendiri akan melanjutkan perjalanan kembali ke Palestina. Hajar terkejut, ia merasa bahwa tempat itu adalah tempat yang sangat tidak layak baginya, apalagi beserta seorang bayi yang masih menyusu. Ia bertanya : “Ya Ibrahim, mengapa engkau meninggalkan kami di lembah yang sunyi ini, lembah yang tidak ditumbuhi tanam-tanaman dan tidak pula berpenghuni.” Ibrahim menjawab: ”Demikianlah Allah telah memerintahkan padaku.” Hajar berkata: “Ya Ibrahim, kalau itu adalah perintah Tuhanmu, maka tidak ada jalan lain selain mematuhinya. Allah tidak akan menyia-nyiakan kami, Dialah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong”.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan hati yang berat Ibrahim pun melanjutkan perjalanannya meninggalkan anak dan istrinya di lembah yang tandus, sunyi tidak ada tumbuh-tumbuhan dan manusia seorang pun, ia  berdo’a sebagaimana disebutkan dalam surat Ibrahim ayat 37 :</p>
<p style="text-align: justify;">Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan salat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.(QS Ibrahim: 37)</p>
<p style="text-align: justify;">Tempat dimana Hajar dan Ismail ditinggalkan oleh Nabi Ibrahim yang dikatakan padang pasir tandus tidak ada tanam-tanaman dan tidak pula berpenghuni itu, adalah kota Mekah yang sekarang. Itulah asal mula berdirinya kota Mekah yang sekarang ini.  Hajar dengan penuh tawakal menyerahkan dirinya pada Allah. Ia yakin bahwa Allah akan menjamin segala kebutuhannya di lembah yang sunyi itu. Dari hari ke hari bekal yang dibawanya mulai menipis, persediaan air dan makanan sudah habis. Hajar terus menunggu di tengah teriknya matahari. Dengan perut kosong dan haus yang mendera ia terus berdo’a mengharap datangnya pertolongan Allah baginya. Badan yang semula kuat berangsur mulai lemah, sementara anaknya Ismail yang kehausan menangis dengan suara yang semakin lemah.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari jauh ia melihat seolah-olah ada air yang tergenang dibukit Marwah, ia berlari meninggalkan putranya Ismail di bukit Safa. Sesampainya di Marwah ternyata air yang dilihatnya itu tidak ada, ia teringat anaknya dan bergegas kembali ke Safa, didapati anaknya tergeletak lemah, menangis kehausan. Kembali ia lihat diarah bukit Marwah ada air yang tergenang, ia kembali berlari kesana, namun sesampainya di Marwah ternyata air itu tidak ada. Ia bergegas kembali ke Safa menemui putranya Ismail yang tergeletak lemah. Demikian terus ia lakukan sampai tujuh kali, berlari antara Bukit Safa dan Marwah. Kejadian itu terus dikenang oleh semua orang yang melakukan ibadah haji dengan berjalan dan berlari kecil diantara Safa dan Marwah sebagai Sa&#8217;i.</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai ke Marwah, Hajar mendengar suara. Lalu dia berkata, “Diamlah”. Tapi dia mendengar suara itu, lalu mencari sumber suara itu dan berkata, “Aku telah mendengarmu, apakah engkau dapat memberikan bantuan?” Dalam keadaan letih dan hampir putus asa, tiba-tiba Hajar melihat pasir di kaki putranya basah dan berair. Ia segera menggali pasir di kaki putranya itu, ternyata semakin banyak air yang keluar. Ia terus menggali, tiba-tiba memancarlah air yang jernih dan sejuk, ia terkejut dan berseru: ”Zamzam, zamzam… zamzam… zamzam! yang berarti tenang… tenang&#8230; tenanglah…” Ia segera mereguk air tersebut, menghilangkan rasa haus yang mendera. Di raupnya air tersebut dan diminumkan pada putranya Ismail. Air yang sejuk berlimpah ruah keluar dari pasir yang digalinya itu, menjelma menjadi telaga dengan air yang sejuk dan jernih. Telaga itu kita kenal sampai sekarang sebagai telaga Zamzam, yang berada di dalam masjidil Haram Mekah. Sebagai sumber air yang tidak pernah kering sampai sekarang memenuhi kebutuhan jemaah haji yang jumlahnya sampai jutaan orang.</p>
<div id="attachment_77" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/06/zamzam2.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-77" title="zamzam" src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/06/zamzam2-150x150.jpg" alt="Zamzam" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Zamzam</p></div>
<p style="text-align: justify;">Telaga yang muncul ditengah padang pasir yang tandus itu menarik perhatian burung yang terbang di angkasa. Burung gurun pun ramai datang untuk minum ke tempat itu. Musyafir yang sedang berjalan di padang pasir melihat burung yang terbang berkelompok di angkasa. Mereka yakin di tempat burung itu tentu ada air. Akhirnya rombongan musyafir pun singgah di tempat Hajar dan putranya Ismail tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah beberapa waktu berlalu, serombongan suku Jurhum datang ke tempat tersebut dan tinggal di sekitar air zam-zam bersama Hajar dan Ismail. Ini semua mereka lakukan atas izin dari Hajar. Ismail pun beranjak dewasa dan belajar Bahasa Arab dari Suku Jurhum tersebut. Beliau juga menikah dengan salah seorang wanita mereka. Diceritakan pula bahwa Hajar kemudian meninggal dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada suatu saat, Nabi Ibrahim datang ingin menjenguk Ismail. Namun, beliau hanya menemui istri Ismail saja. Nabi Ibrahim bertanya kepada wanita tersebut ke mana kiranya Ismail pergi. Istrinya menjawab, “Dia sedang mencari nafkah untuk kami.” Nabi Ibrahim lalu bertanya tentang keadaan mereka. Istri Ismail menjawab, “Kami dalam kondisi yang jelek dan hidup dalam kesempitan dan kemiskinan.”</p>
<p style="text-align: justify;">Mendengar jawaban tersebut, sebelum pulang Nabi Ibrahim berpesan kepada wanita itu untuk menyampaikan salam kepada Ismail dan berpesan agar Ismail mengganti pegangan pintunya.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah Ismail kembali ke rumah, istrinya pun menceritakan peristiwa tadi dan menyampaikan pesan Nabi Ibrahim kepada suaminya. Mendengar hal tersebut, Ismail pun berkata kepada istrinya, “Itu tadi adalah bapakku. Ia menyuruhku untuk menceraikanmu, maka kembalilah engkau kepada orang tuamu.” Ismail pun menceraikan istrinya tadi sesuai dengan pesan Nabi Ibrahim dan kemudian menikah lagi dengan seorang wanita dari Bani Jurhum juga.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah beberapa waktu berlalu, Nabi Ibrahim kemudian kembali mengunjungi Ismail. Namun, Ismail tidak ada di rumah. Nabi Ibrahim pun menemui istri Ismail yang baru. Beliau bertanya dimana Ismail sekarang. Istrinya menjawab bahwa Ismail sedang mencari nafkah. Nabi Ibrahim juga bertanya tentang keadaan mereka. Wanita itu menjawab bahwa keadaan mereka baik-baik saja dan berkecukupan, sambil kemudian memuji Allah azza wa jalla. Nabi Ibrahim lalu bertanya tentang makanan serta minuman mereka. Wanita itu menjawab bahwa makanan mereka adalah daging, adapun minuman mereka adalah air. Maka Nabi Ibrahim mendoakan kedua hal ini, “Ya Allah berkatilah mereka pada daging dan air.” Setelah itu, Nabi Ibrahim pun pergi dari rumah Ismail. Namun, sebelumnya beliau berpesan kepada wanita itu agar Ismail memperkokoh pegangan pintunya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika Ismail pulang, beliau bertanya kepada istrinya, “Adakah tadi orang yang bertamu?” Istrinya menjawab, “Ada, seorang tua yang berpenampilan bagus.” Dia memuji Nabi Ibrahim. “Ia bertanya kepadaku tentang dirimu, maka aku jelaskan keadaanmu kepadanya. Dia juga bertanya tentang kehidupan kita, dan aku jawab bahwa kehidupan kita baik-baik saja.” Ismail kemudian bertanya, “Apakah dia memesankan sesuatu kepadamu?” Istrinya kembali menjawab, “Ya. Ia menyampaikan salam kepadamu dan menyuruhku mengokohkan pegangan pintumu.” Ismail berkata, “Itu adalah ayahku dan engkau adalah pegangan pintu tersebut. Beliau menyuruhku untuk tetap menikahimu (menjagamu).”</p>
<div id="attachment_89" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/06/maqam-ibrahim3.gif"><img class="size-thumbnail wp-image-89" title="maqam-ibrahim" src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/06/maqam-ibrahim3-150x150.gif" alt="Batu pijakan (maqam) Ibrahim AS" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Batu pijakan (maqam) Ibrahim AS</p></div>
<p style="text-align: justify;">Waktu pun berlalu. Suatu saat ketika Ismail sedang meraut anak panah, Nabi Ibrahim pun datang. Ismail pun bangkit menyambutnya, dan mereka pun saling melepaskan rindu. Selanjutnya, Nabi Ibrahim berkata, “Wahai anakku, sesungguhnya Allah menyuruhku menjalankan perintah.” Ismail menjawab, “Lakukanlah apa yang diperintahkan Rabbmu.” “Apakah engkau akan membantuku?”, tanya Nabi Ibrahim kembali. “Aku pasti akan membantumu.” seru Ismail.  Nabi Ibrahim kemudian menunjuk ke tumpukan tanah yang lebih tinggi dari yang sekitarnya. Beliau berkata, “Sesungguhnya Allah menyuruhku membuat suatu rumah di sini.” Pada saat itulah, keduanya kemudian meninggikan pondasi Baitullah. Ismail mulai mengangkut batu, sementara Ibrahim memasangnya. Setelah bangunan tinggi, Ismail membawakan sebuah batu untuk menjadi pijakan bagi Nabi Ibrahim. Batu inilah yang akhirnya disebut sebagai maqam (tempat berdiri) Nabi Ibrahim.  Kini, setiap orang yang melakukan tawaf mengelilingi Ka’bah dianjurkan  untuk melakukan sholat sunah dua rakaat dan berdo’a di Maqam Ibrahim itu, sehingga tempat tersebut menjadi rebutan dan tidak pernah sepi dari orang yang shalat sejak dahulu sampai sekarang bahkan sampai hari kiamat nanti.</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka pun terus bekerja sembari mengucapkan doa, sebagaimana tertulis dalam firman Allah SWT :<br />
&#8220;Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): “Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadah haji kami, dan terimalah tobat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang. Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka seorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Qur’an) dan Al-Hikmah (As-Sunah) serta menyucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(QS Al Baqarah: 127-129)<br />
Demikianlah, sampai akhirnya tuntaslah pembangunan Baitullah itu. Ka’bah pun akhirnya berdiri di bumi Allah ‘azza wa jalla. Sesungguhnya yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim &amp; Ismail adalah meninggikan (membina) bukan membangun dari awal. Karena Baitullah sudah diciptakan Allah ketikan menciptakan bumi.</p>
<div id="attachment_90" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/06/kabah31.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-90" title="kabah3" src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/06/kabah31-150x150.jpg" alt="Bangunan Ka'bah" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Bangunan Ka&#39;bah</p></div>
<p style="text-align: justify;">Setelah Baitullah itu selesai Allah mengajarkan kepada Ibrahim dan Ismail cara-cara beribadat kepadanya. Ibadah yang diajarkan kepada Ibrahim dan Ismail itulah yang diajarkan oleh para Nabi dan Rasul sesudahnya, juga yang diajarkan nabi Muhammad SAW, yaitu  ibadah sholat, puasa, zakat, dan haji, sebagaimana disebutkan dalam surat al Baqarah ayat 125-126:</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian  maqam Ibrahim tempat salat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, yang iktikaf, yang rukuk dan yang sujud”. Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman di antara mereka kepada Allah dan hari kemudian. Allah berfirman: “Dan kepada orang yang kafir pun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali”. (QS Al Baqarah: 125-126)</p>
<p style="text-align: justify;">Selanjutnya Allah memerintahkan kepada nabi Ibrahim untuk menyeru manusia mengerjakan ibadah haji ke Baitullah yang telah dibangun Ibrahim beserta Ismail itu sebagaimana disebutkan dalam surat al haj:<br />
&#8220;Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan): “Janganlah kamu memperserikatkan sesuatu pun dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi orang-orang yang tawaf, dan orang-orang yang beribadah dan orang-orang yang rukuk dan sujud. Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai  unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh, supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rezeki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa  binatang ternak. Maka makanlah sebahagian daripadanya dan (sebahagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara lagi fakir.&#8221; (QS Al Hajj: 26-28)  (*)</p>
<p>Sumber: anakmuslim.wordpress.com, fadhilza.com, islamicfinder.org</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bambang.utoyo.com/2010/06/ibrahim-as-ismail-as-kabah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hal-hal Yang Perlu Disiapkan Sebelum Menjalankan Bisnis Waralaba (Franchise)</title>
		<link>http://bambang.utoyo.com/2010/06/hal-hal-yang-perlu-disiapkan-sebelum-menjalankan-bisnis-waralaba-franchise/</link>
		<comments>http://bambang.utoyo.com/2010/06/hal-hal-yang-perlu-disiapkan-sebelum-menjalankan-bisnis-waralaba-franchise/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jun 2010 02:51:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bambang Utoyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Waralaba]]></category>
		<category><![CDATA[franchise]]></category>
		<category><![CDATA[mahal]]></category>
		<category><![CDATA[murah]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan]]></category>
		<category><![CDATA[pertanyaan penting]]></category>
		<category><![CDATA[waralaba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bambang.utoyo.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Bisnis Waralaba Seperti kita ketahui, beberapa tahun terakhir ini bisnis waralaba (franchise) merebak bagaikan jamur dimusim hujan. Macam-macam jenisnya, seperti industri/bisnis kuliner, pendidikan, kesehatan hingga IT bahkan hutan (pengelolaan hutan). Investasinya pun juga beragam mulai dari yang 2 jutaan rupiah hingga milyaran rupiah. Karena begitu banyaknya pilihan, sering membuat bingung masyarakat calon terwaralaba (franchisee) dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="mceTemp">
<dl id="attachment_67" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/06/bisnis_waralaba_murah1.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-67" title="bisnis waralaba" src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/06/bisnis_waralaba_murah1-150x150.jpg" alt="Bisnis Waralaba" width="150" height="150" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Bisnis Waralaba</dd>
</dl>
<p style="text-align: justify;">Seperti kita ketahui, beberapa tahun terakhir ini bisnis waralaba (franchise) merebak bagaikan jamur dimusim hujan. Macam-macam jenisnya, seperti industri/bisnis kuliner, pendidikan, kesehatan hingga IT bahkan hutan (pengelolaan hutan). Investasinya pun juga beragam mulai dari yang 2 jutaan rupiah hingga milyaran rupiah. Karena begitu banyaknya pilihan, sering membuat bingung masyarakat calon terwaralaba (franchisee) dalam memilih mana yang &#8220;menjanjikan&#8221; keuntungan. Sejatinya, tidak ada investasi yang tidak beresiko. Tapi tidak berarti kita harus menghindari resiko. Nah, jika anda tertarik untuk menjalankan bisnis waralaba (seperti saya) ada baiknya baca dulu tulisan di bawah ini yang saya ambil dari situs lain di Internet, semoga bermanfaat.</p>
<p>Pertanyaan-pertanyaan yang perlu disiapkan saat akan menjalankan bisnis waralaba:</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-60"></span>1. Berapa banyak uang yang ada untuk diinvestasikan dalam sebuah bisnis franchise?</p>
<p style="text-align: justify;">2. Berapa banyak jumlah uang yang dapat diatasi bila terjadi kerugian?</p>
<p style="text-align: justify;">3. Apakah lebih baik menajalankan sebuah bisnis waralaba tersebut secara invidividu atau bersama partner lain?</p>
<p style="text-align: justify;">4. Darimana sumber pendanaan untuk membeli lisensi franchise tersebut akan diupayakan? tabungan pribadi, pinjaman bank, pinjaman pada pihak lain, menjual aset lain?</p>
<p style="text-align: justify;">5. Kegiatan usaha lain apa yang dapat dilakukan sebagai sumber pendapatan sampingan (atau utama) selain usaha franchise yang akan dilaksanakan?</p>
<p style="text-align: justify;">6. Apakah franchise yang akan dibeli memerlukan keahlian pribadi dan pengalaman? Bila ya, apakah keahlian dan pengalaman yang diperlukan sesuai dengan minat dan keahlian Anda?</p>
<p style="text-align: justify;">7. Apakah goal Anda akan sejalan dengan jenis usaha franchise yang akan dijalankan? dengan kata lain apakah bidang usaha waralaba yang dipilih mendukung pencapaian goal dalam hidup Anda?</p>
<p style="text-align: justify;">8. Berapa jam waktu yang tersedia dan bersedia Anda luangkan untuk mengolah usaha, dan berapa banyak waktu yang diperlukan oleh usaha waralaba tersebut setiap harinya?</p>
<p style="text-align: justify;">9. Apakah usaha waralaba tersebut memungkinkan untuk hadirnya seorang manajer yang menghandle aktivitas utama, atau haruskan Anda yang menangani operasional utama dalam bisnis waralaba tersebut?</p>
<p style="text-align: justify;">10. Akankah usaha franchise tersebut akan bertahan dan berkembang dalam periode 15 tahun ke depan? (berapa lama product/service life cycle dari produk/jasa waralaba)</p>
<p style="text-align: justify;">11. Seberapa besar resiko yang harus ditanggung dengan memilih sebuah franchise?</p>
<p style="text-align: justify;">12. Apakah produk atau jasa yang ditawarkan dalam sebuah franchise betul-betul dapat memenuhi permintaan yang ada di pasar? Apakah kebutuhan tersebut primer, sekunder, tertier, atau bahkan seasonal?</p>
<p style="text-align: justify;">13. Berapa banyak pesaing dengan kategori sejenis yang telah ada di pasar?</p>
<p style="text-align: justify;">14. Seberapa besar pertumbuhan dari usaha waralaba yang Anda harapkan, dan berapa besar yang diproyeksikan oleh pewaralaba?</p>
<p style="text-align: justify;">15. Pernahkan Anda bekerja ataupun memiliki usaha pada bidang yang akan Anda jalankan dalam bentuk franchise tersebut?</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber: franchise-id.com<br />
Foto/gambar: beritaharianku.blogspot.com</p>
</div>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bambang.utoyo.com/2010/06/hal-hal-yang-perlu-disiapkan-sebelum-menjalankan-bisnis-waralaba-franchise/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mekkah</title>
		<link>http://bambang.utoyo.com/2010/06/mekkah-dan-sejarahnya/</link>
		<comments>http://bambang.utoyo.com/2010/06/mekkah-dan-sejarahnya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jun 2010 15:06:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bambang Utoyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[haji]]></category>
		<category><![CDATA[ibrahim]]></category>
		<category><![CDATA[ismail]]></category>
		<category><![CDATA[kabah]]></category>
		<category><![CDATA[makkah]]></category>
		<category><![CDATA[masjidil haram]]></category>
		<category><![CDATA[Mekah]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>
		<category><![CDATA[umroh]]></category>
		<category><![CDATA[zam-zam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bambang.utoyo.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Mekkah atau Makkah al-Mukarramah, atau juga dikenal dengan nama Makkah adalah kota utama di Arab Saudi yang merupakan kota tujuan utama kaum muslim dalam menunaikan ibadah haji. Di sana terdapat bangunan utama Ka&#8217;bah yang merupakan patokan arah kiblat untuk shalat kaum muslimin di seluruh dunia serta prosesi Ibadah Haji. Keutamaan kota Mekkah selain tempat lahirnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Mekkah</strong> atau Makkah al-Mukarramah, atau juga dikenal dengan nama Makkah adalah kota utama di Arab Saudi yang merupakan kota tujuan utama kaum muslim dalam menunaikan ibadah haji. Di sana terdapat bangunan utama Ka&#8217;bah yang merupakan patokan arah kiblat untuk shalat kaum muslimin di seluruh dunia serta prosesi Ibadah Haji. Keutamaan kota Mekkah selain tempat lahirnya Nabi Muhammad SAW juga terdapat Masjidil Haram dengan Ka&#8217;bah di dalamnya. </p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai kota suci umat Islam, berdasarkan hukum yang berlaku di Arab Saudi, bagi Non-Muslim tidak diijinkan memasuki kota Mekkah ini. </p>
<div class="mceTemp mceIEcenter"><span id="more-33"></span>
<dl id="attachment_46" class="wp-caption aligncenter" style="width: 495px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/06/Christian_Bypass2.jpg"><img class="size-full wp-image-46 " title="Christian_Bypass" src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/06/Christian_Bypass2.jpg" alt="Forbidden City to Non Muslims" width="485" height="221" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Rambu Petunjuk “Non-Muslim Bypass”</dd>
</dl>
</div>
<p><strong>Geografis </strong><br />
Kota Mekkah terletak sekitar 600 km sebelah selatan kota Madinah, kurang lebih 200 km sebelah timur laut kota Jeddah. Kota ini merupakan lembah sempit yang dikelilingi gunung-gunung dengan bangunan Ka&#8217;bah sebagai pusatnya 21°25?24?N 39°49?24?E? / ?21.42333°N 39.82333°E? / 21.42333; 39.82333? (Makkah Al Mukarramah). Namun demikian, pada masa dahulu kota ini rawan banjir bila di musim hujan sebelum akhirnya pemerintah Arab Saudi memperbaiki kota ini dan merenovasi kota ini. Seperti pada umumnya kota-kota di wilayah Arab Saudi, kota ini beriklim gurun. </p>
<p><strong>Pemerintahan</strong><br />
Sistem administrasi pemerintahan Kota Mekkah, dipimpin oleh seorang walikota (disebut Amir) yang ditunjuk oleh Pemerintah Arab Saudi dan dibantu oleh majlis dewan kota yang dipilih oleh masyarakat setempat sebanyak empat belas orang. Kota Mekkah juga merupakan ibukota dari Provinsi Mekkah, dimana sejak tanggal 16 Mei 2007, yang diangkat menjadi Gubernur provinsi tersebut adalah Pangeran Khalid Al Faisal. </p>
<p><strong>Sejarah</strong><br />
Perkembangan kota Mekkah tidak terlepas dari keberadaan Nabi Ismail dan Hajar sebagai penduduk pertama kota ini yang ditempatkan oleh Nabi Ibrahim atas perintah Allah. Pada perkembangannya muncul orang orang Jurhum yang akhirnya tinggal di sana. Pada masa berikutnya kota ini dipimpin oleh Quraisy yang merupakan kabilah atau suku yang utama di Jazirah Arab karena memiliki hak pemeliharaan terhadap Ka&#8217;bah. Suku ini terkenal dalam bidang perdagangan bahkan pada pasa itu aktivitas dagang mereka dikenal hingga Damaskus, Palestina dan Afrika. Tokoh sebagai kepala kabilah quraisy adalah Qussai yang dilanjutkan oleh Abdul Muthalib. Nabi Muhammad adalah keturunan langsung dari Nabi Ismail serta Qussai. </p>
<p>Pada tahun 571, Nabi Muhammad lahir di kota ini dan tumbuh dewasa. Pertama kali menerima wahyu dari Allah namun ajarannya ditolak kaumnya yang saat itu masih berada dalam kegelapan pemikiran (Jahilliyah) sehingga berpindah ke Madinah. Setelah Madinah berkembang, akhirnya nabi Muhammad kembali ke Mekkah dalam misi membebaskan kota mekkah tanpa pertumpahan darahyang dikenal dengan (Fathul Makkah). </p>
<p>Pada masa selanjutnya Mekkah berada di bawah administrasi khalifah yang berpusat di Madinah, serta para raja yang saat itu berkuasa di Damaskus (Dinasti Ummayyah), Baghadad (Dinasti Abbasiyah) dan Turki (Usmaniyah) yang ketika itu di bawah Syarif Hussein. Kemudian disatukan di bawah pemerintahan Arab Saudi oleh Abdul Aziz ibnu Saud sampai sekarang yang merupakan pelayan kedua kota suci. </p>
<div id="attachment_47" class="wp-caption alignleft" style="width: 243px"><a href="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/06/Makkahi_mukarramah1.jpg"><img class="size-medium wp-image-47" title="Makkahi_mukarramah" src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/06/Makkahi_mukarramah1-233x300.jpg" alt="Pintu masuk Masjidil Haram dan Hotel Dar Al Tawheed" width="233" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Pintu masuk Masjidil Haram dan Hotel Dar Al Tawheed</p></div>
<p> </p>
<p><strong>Masjidil Haram</strong><br />
Masjidil Haram, kadangkala disebut juga dengan Masjid al-Haram ataupun Al-Masjid al-?aram), merupakan masjid yang terletak di Kota Makkah Al Mukharamah, yang dibangun mengelilingi Ka&#8217;bah, yang menjadi arah kiblat umat Islam dalam mengerjakan ibadah salat. Selain itu di masjid inilah salah satu rukun ibadah haji yang wajib dilakukan umat Islam yaitu tawaf, mengelilingi Ka&#8217;bah sebanyak tujuh kali. </p>
<p><strong>Ka&#8217;bah</strong><br />
Ka&#8217;bah merupakan sebuah bangunan yang mendekati bentuk kubus yang terletak di tengah Masjidil Haram di Kota Mekkah. Bangunan ini adalah monumen suci bagi umat Islam. Dan bangunan ini yang menjadi patokan arah kiblat untuk ibadah salat, bagi umat Islam di seluruh dunia. </p>
<div id="attachment_48" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><a href="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/06/zamzam1.jpg"><img class="size-medium wp-image-48" title="zamzam" src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/06/zamzam1-300x225.jpg" alt="Zam zam" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Umat muslim sedang berwudhu &amp; mengambil air zam-zam</p></div>
<p> </p>
<p><strong>Air Zam-zam</strong><br />
Zamzam merupakan nama air yang diperoleh dari sebuah sumur mata air bawah tanah yang terletak dalam kawasan Masjidil Haram, sebelah tenggara Ka&#8217;bah, dengan kedalaman sekitar 42 meter. Air zam-zam ini merupakan sumber air bersih utama bagi kota Mekkah. Selain dikonsumsi untuk air minum, air ini juga digunakan sebagai air wudhu bagi jamaah yang akan melakukan ibadah salat di Masjidil Haram. </p>
<p>Sumber: <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mekkah">http://id.wikipedia.org/wiki/Mekkah</a></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bambang.utoyo.com/2010/06/mekkah-dan-sejarahnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jual Cincin untuk Modal, Pinjam Bank Dianggap Gila</title>
		<link>http://bambang.utoyo.com/2010/06/jual-cincin-untuk-modal-pinjam-bank-dianggap-gila/</link>
		<comments>http://bambang.utoyo.com/2010/06/jual-cincin-untuk-modal-pinjam-bank-dianggap-gila/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jun 2010 04:55:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bambang Utoyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sukses]]></category>
		<category><![CDATA[hong kong]]></category>
		<category><![CDATA[ikan]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[lobster]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>
		<category><![CDATA[susi pudjiastuti]]></category>
		<category><![CDATA[tokyo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bambang.utoyo.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Keputusannya keluar dari sekolah saat masih berusia 17 tahun sangat disesalkan oleh kedua orang tuanya. Namun, berkat keuletan dan kerja kerasnya, kini Susi Pudjiastuti memiliki 50 pesawat dan pabrik pengolahan ikan yang berkualitas untuk melayani kebutuhan ekspor. Laporan AGUS WIRAWAN, Pangandaran ANGIN  laut bertiup kencang saat pesawat Cessna yang membawa Jawa Pos mendekati Pantai Pangandaran, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_28" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/06/susi-pudjiastuti.jpg"><em><img class="size-thumbnail wp-image-28 " style="margin: 2px;" title="Wanita Sukses Indonesia " src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/06/susi-pudjiastuti-150x150.jpg" alt="Susi Pudjiastuti" width="150" height="150" /></em></a><p class="wp-caption-text">Susi Pudjiastuti di depan pesawat New Piaggio Avanti, di bandara pribadinya di kawasan Pantai Pangandaran, Jawa Barat. Foto: Agus Wirawan/Jawa Pos</p></div>
<p style="text-align: justify;"><strong>Keputusannya keluar dari sekolah saat masih berusia 17 tahun sangat disesalkan oleh kedua orang tuanya. Namun, berkat keuletan dan kerja kerasnya, kini Susi Pudjiastuti memiliki 50 pesawat dan pabrik pengolahan ikan yang berkualitas untuk melayani kebutuhan ekspor.</strong></p>
<p>Laporan AGUS WIRAWAN, Pangandaran</p>
<p style="text-align: justify;">ANGIN  laut bertiup kencang saat pesawat Cessna yang membawa Jawa Pos mendekati Pantai Pangandaran, Jawa Barat. Setelah berputar sekali di atas perairan biru, pesawat berkapasitas 10 penumpang itu lantas menukik, kemudian mendarat di bibir pantai yang indah.</p>
<p style="text-align: justify;">Konstruksi landasan yang biasa dipakai take-off dan landing itu terbuat dari campuran pasir-batu yang dipadatkan. &#8220;Ini bandara private (milik pribadi). Panjangnya satu kilometer,&#8221; ujar wanita paruh baya yang menyambut Jawa Pos dengan ramah.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-27"></span>Namanya Susi Pudjiastuti, Presiden Direktur PT ASI Pudjiastuti yang bergerak di bidang perikanan dan PT ASI Pudjiastuti Aviation yang merupakan operator penerbangan Susi Air. Rambutnya ikal kemerahan, suaranya serak-serak, namun pembawaannya supel.</p>
<p style="text-align: justify;">Bukan hanya bahasa Inggris fasih yang keluar dari mulutnya saat berbincang dengan para pilotnya yang bule. Susi &#8211; panggilan akrabnya &#8211; juga menggunakan bahasa Sunda dan sesekali bahasa Jawa kepada pembantu-pembantunya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Saya suka belajar bahasa apa aja. Yang penting bisa buat marah dan memerintah. Sebab, dengan itu, saya bisa bekerja,&#8221; ujarnya sambil lantas tertawa.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat ini, wanita kelahiran Pangandaran, 15 Januari 1965 tersebut, memiliki 50 unit pesawat berbagai jenis. Di antaranya adalah Grand Caravan 208B, Piaggio Avanti II, Pilatus Porter, serta Diamond DA 42. Kebanyakan pesawat itu dioperasikan di luar Jawa seperti di Papua dan Kalimantan.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Ada yang disewa. Namun, ada yang dioperasikan sendiri oleh Susi Air. Biasanya dipakai di daerah-daerah perbatasan oleh pemda atau swasta,&#8221; jelas wanita yang betis kanannya ditato gambar burung phoenix dengan ekor menjuntai itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Susi tak mematok harga sewa pesawat secara khusus. Sebab, hal itu bergantung pelayanan yang diminta pihak penyewa. Biaya sewanya pun bermacam-macam, tapi rata-rata antara USD 400 sampai USD 500 per jam.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kadang ada yang mau USD 600 sampai USD 700 per jam. Perusahaan minyak mau bayar USD 1.000 karena beda-beda level servis yang dituntut. Untuk keperluan terbang, semua piranti disediakan Susi Air. Pesawat, pilot, maupun bahan bakar. Jadi, itu harga nett mereka tinggal bayar,&#8221; tegasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bakat bisnis Susi terlihat sejak masih belia. Pendirian dan kemauannya yang keras tergambar jelas saat usia Susi menginjak 17 tahun. Dia memutuskan keluar dari sekolah ketika kelas II SMA. Tak mau hidup dengan cara nebeng orang tua, dia mencoba hidup mandiri. Tapi, kenyataan memang tak semudah yang dibayangkan.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Cuma bawa ijazah SMP, kalau ngelamar kerja jadi apa saya. Saya nggak mau yang biasa-biasa saja,&#8221; ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kerja keras pun dilakoni Susi saat itu. Mulai dari berjualan baju, bed cover, hingga hasil-hasil bumi seperti cengkeh. Setiap hari, Susi harus berkeliling Kota Pangandaran menggunakan sepeda motor untuk memasarkan barang dagangannya. Hingga, dia menyadari bahwa potensi Pangandaran adalah di bidang perikanan. &#8220;Mulailah saya pengen jualan ikan karena setiap hari lihat ratusan nelayan,&#8221; tuturnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada 1983, berbekal Rp 750 ribu hasil menjual perhiasan berupa gelang, kalung, serta cincin miliknya, Susi mengikuti jejak banyak wanita Pangandaran yang bekerja sebagai bakul ikan. Tiap pagi pada jam-jam tertentu, dia nimbrung bareng yang lain berkerumun di TPI (tempat pelelangan ikan). &#8220;Pada hari pertama, saya hanya dapat 1 kilogram ikan, dibeli sebuah resto kecil kenalan saya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak cukup hanya di Pangandaran, Susi mulai berpikir meluaskan pasarnya hingga ke kota-kota besar seperti Jakarta. Dari sekadar menyewa, dia pun lantas membeli truk dengan sistem pendingin es batu dan membawa ikan-ikan segarnya ke Jakarta. &#8220;Tiap hari, pukul tiga sore, saya berangkat dari Pangandaran. Sampai di Jakarta tengah malam, lalu balik lagi ke Pangandaran,&#8221; ucapnya mengenang pekerjaan rutinnya yang berat pada masa lalu.</p>
<p style="text-align: justify;">Meski sukses dalam bisnis, Susi mengaku gagal dalam hal asmara. Wanita pengagum tokoh Semar dalam dunia pewayangan itu menyatakan sudah tiga kali menikah. Tapi, biduk yang dia arungi bersama tiga suaminya tak sebiru dan seindah Pantai Pangandaran. Semua karam.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari suaminya yang terakhirlah, Christian von Strombeck, si Wonder Woman ini mendapat inspirasi untuk mengembangkan bisnis penerbangan. &#8220;Dia seorang aviation engineer,&#8221; lanjutnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Christian merupakan seorang ekspatriat yang pernah bekerja di IPTN (Industri Pesawat Terbang Nusantara yang sekarang bernama PT DI, Red). Awal perkenalannya dengan lelaki asal Prancis itu terjadi saat Christian sering bertandang ke Restoran Hilmans milik Susi di Pantai Pangandaran. Berawal dari perkenalan singkat, Christian akhirnya melamar Susi. &#8220;Restoran saya memang ramai. Sehari bisa 70-100 tamu,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan Christian, Susi mulai berangan-angan memiliki sebuah pesawat dengan tujuan utama mengangkut hasil perikanan ke Jakarta. Satu-satunya jalan, lanjut Susi, adalah dengan membangun landasan di desa-desa nelayan. &#8220;Jadi, tangkap ikan hari ini, sorenya sudah bisa dibawa ke Jakarta. Kan cuma sejam,&#8221; tegas ibu tiga anak dan satu cucu tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Berbeda jika harus memakai jalur darat yang bisa memakan waktu hingga sembilan jam. Sesampai di Jakarta, banyak ikan yang mati. Padahal, jika mati, harga jualnya bisa anjlok separuh.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kami mulai masukin business plan ke perbankan pada 2000, tapi nggak laku. Diketawain sama orang bank dan dianggap gila. &#8216;Mau beli pesawat USD 2 juta, bagaimana ikan sama udang bisa bayar,&#8217; katanya,&#8221; ujar Susi.</p>
<p style="text-align: justify;">Barulah pada 2004, Bank Mandiri percaya dan memberi pinjaman sebesar USD 4,7 juta (sekitar Rp 47 miliar) untuk membangun landasan, serta membeli dua pesawat Cessna Grand Caravan. Namun, baru sebulan dipakai, terjadi bencana tsunami di Aceh. &#8220;Tanggal 27 kami berangkatkan satu pesawat untuk bantu. Itu jadi pesawat pertama yang mendarat di Meulaboh. Tanggal 28 kami masuk satu lagi. Kami bawa beras, mi instan, air dan tenda-tenda,&#8221; ungkapnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Awalnya, Susi berniat membantu distribusi bahan pokok secara gratis selama dua minggu saja. Tapi, ketika hendak balik, banyak lembaga non-pemerintah yang memintanya tetap berpartisipasi dalam recovery di Aceh. &#8220;Mereka mau bayar sewa pesawat kami. Satu setengah tahun kami kerja di sana. Dari situ, Susi Air bisa beli satu pesawat lagi,&#8221; jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Perkembangan bisnis sewa pesawat miliknya pun terus melangit. Utang dari Bank Mandiri sekitar Rp 47 miliar sekarang tinggal 20 persennya. &#8220;Setahun lagi selesai. Tinggal tiga kali cicilan lagi. Dari BRI, sebagian baru mulai cicil. Kalau ditotal, semua (pinjaman dari perbankan) lebih dari Rp 2 triliun. Return of investment (balik modal) kalau di penerbangan bisa 10-15 tahun karena mahal,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Susi tak hanya mengepakkan sayap di bisnis pesawat dan menebar jaring di laut. Sekarang, dia pun merambah bisnis perkebunan. Meski begitu, dia mengakui ada banyak rintangan yang harus dilalui. &#8220;Perikanan kita sempat hampir rugi karena tsunami di Pagandaran pada 2005. Kami sempat dua tahun nggak ada kerja perikanan,&#8221; tuturnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk penerbangan rute Jawa seperti Jakarta-Pangandaran, Bandung-Pangandaran dan Jakarta-Cilacap, Susi menyatakan masih merugi. Sebab, terkadang hanya ada 3-4 penumpang. Dengan harga tiket rata-rata Rp 500 ribu, pendapatan itu tidak cukup untuk membeli bahan bakar. &#8220;Sebulan rute Jawa bisa rugi Rp 300 juta sampai Rp 400 juta. Tapi, kan tertutupi dari yang luar Jawa. Lagian, itu juga berguna untuk mengangkut perikanan kami,&#8221; ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Susi memang harus mengutamakan para pembeli ikannya, karena mereka sangat sensitif terhadap kesegaran ikan. Sekali angkut dalam satu pesawat, dia bisa memasukkan 1,1 ton ikan atau lobster segar. Pembelinya dari Hongkong dan Jepang setiap hari menunggu di Jakarta. &#8220;Bisnis ikan serta lobster tetap jalan dan bisnis penerbangan akan terus kami kembangkan. Tahun depan kami harap sudah bisa memiliki 60 pesawat,&#8221; katanya penuh optimisme. (c5/leak)<span id="_marker"> </span></p>
<p style="text-align: justify;">Sumber : <a href="http://www.jpnn.com">jpnn.com</a></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bambang.utoyo.com/2010/06/jual-cincin-untuk-modal-pinjam-bank-dianggap-gila/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Iblis pun Terpaksa Bertamu Kepada Rasulullah SAW</title>
		<link>http://bambang.utoyo.com/2010/06/iblis-pun-terpaksa-bertamu-kepada-rasulullah-saw-2/</link>
		<comments>http://bambang.utoyo.com/2010/06/iblis-pun-terpaksa-bertamu-kepada-rasulullah-saw-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 08:13:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bambang Utoyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[iblis]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[Rasulullah]]></category>
		<category><![CDATA[saw]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bambang.utoyo.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Hadits ini cukup panjang, semoga bisa menjadi renungan buat mereka yang berfikir&#8230; Dari Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas: Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba–tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: &#8220;Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku. &#8220; Rasulullah bersabda,&#8221;Tahukah kalian siapa yang memanggil?&#8221; Kami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>Hadits ini cukup panjang, semoga bisa menjadi renungan buat mereka yang berfikir&#8230;</p>
<div>
<div id="attachment_55" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/06/muhammad_22.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-55" title="muhammad_2" src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/06/muhammad_22-150x150.jpg" alt="Muhammad SAW" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Muhammad SAW</p></div>
<p style="text-align: justify;">Dari Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas:<br />
Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba–tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: &#8220;Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku. &#8220;</p>
<p style="text-align: justify;">Rasulullah bersabda,&#8221;Tahukah kalian siapa yang memanggil?&#8221;<br />
Kami menjawab, &#8220;Allah dan rasulNya yang lebih tahu.&#8221;<br />
Beliau melanjutkan, &#8220;Itu iblis, laknat Allah bersamanya.&#8221;<br />
Segera saja Umar bin Khattab berkata, &#8220;Izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah.&#8221;<br />
Rasulullah menahannya, &#8220;Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-20"></span>Ibnu Abbas RA berkata: Pintu lalu dibuka. Ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian berlangsung percakapan (tanya jawab) antara <strong>Rasulullah</strong> &amp; Iblis laknatullah.</p>
<p style="text-align: justify;">Iblis menyapa, &#8220;Salam untukmu Muhammad, salam untukmu para hadirin…&#8221;<br />
Rasulullah SAW lalu menjawab, <strong>&#8220;Salam hanya milik Allah SWT. Sebagai makhluk terlaknat, apa keperluanmu?&#8221;</strong><br />
Iblis menjawab, &#8220;Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&#8220;Siapa yang memaksamu?&#8221;</strong><br />
&#8220;Seorang malaikat utusan Allah mendatangiku dan berkata: &#8220;Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri. Beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. jawabalah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu (seperti) debu yang ditiup angin.&#8221; Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">Orang Yang Dibenci Iblis</span><br />
<strong>&#8220;Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?&#8221;</strong><br />
&#8220;Kamu. Kamu dan orang sepertimu adalah makhluk Allah yang paling aku benci.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Siapa selanjutnya?&#8221;</strong><br />
&#8220;Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Lalu siapa lagi?&#8221;</strong><br />
&#8220;Orang alim dan wara’ (loyal).&#8221;<br />
<strong>&#8220;Lalu siapa lagi?&#8221;</strong><br />
&#8220;Orang yang selalu bersuci.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Siapa lagi?&#8221;</strong><br />
&#8220;Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepada orang lain.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Apa tanda kesabarannya?&#8221;</strong><br />
&#8221; Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang–orang yang sabar.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Selanjutnya apa?&#8221;</strong><br />
&#8220;Orang kaya yang bersyukur.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Apa tanda kesyukurannya?&#8221;</strong><br />
&#8220;Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&#8220;Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?&#8221;</strong><br />
&#8220;Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Umar bin Khattab?&#8221;</strong><br />
&#8220;Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Usman bin Affan?&#8221;</strong><br />
&#8220;Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Ali bin Abi Thalib?&#8221;</strong><br />
&#8220;Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. tetapi ia tak akan mau melakukan itu.&#8221; (Ali bin Abi Thalib selalu berdzikir kepada Allah SWT)</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">Amalan Yang Dapat Menyakiti Iblis</span><br />
<strong>&#8220;Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?&#8221;</strong><br />
&#8220;Aku merasa panas dingin dan gemetar.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Kenapa?&#8221;</strong><br />
&#8220;Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, maka Allah mengangkatnya 1 derajat.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Jika seorang umatku berpuasa?&#8221;</strong><br />
&#8220;Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Jika ia berhaji?&#8221;</strong><br />
&#8220;Aku seperti orang gila.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Jika ia membaca Al-Quran?&#8221;</strong><br />
&#8220;Aku merasa meleleh laksana timah di atas api.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Jika ia bersedekah?&#8221;</strong><br />
&#8220;Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Mengapa bisa begitu? &#8220;</strong><br />
&#8220;Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya, yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?&#8221;</strong><br />
&#8220;Suara kuda perang di jalan Allah.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?&#8221;</strong><br />
&#8220;Taubat orang yang bertaubat.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Apa yang dapat membakar hatimu?&#8221;</strong><br />
&#8220;Istighfar di waktu siang dan malam.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Apa yang dapat mencoreng wajahmu?&#8221;</strong><br />
&#8220;Sedekah yang diam–diam.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Apa yang dapat menusuk matamu?&#8221;</strong><br />
&#8220;Shalat fajar.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Apa yang dapat memukul kepalamu?&#8221;</strong><br />
&#8220;Shalat berjamaah.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Apa yang paling mengganggumu?&#8221;</strong><br />
&#8220;Majelis para ulama.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Bagaimana cara makanmu?&#8221;</strong><br />
&#8220;Dengan tangan kiri dan jariku.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Dimanakah kau menaungi anak–anakmu di musim panas?&#8221;</strong><br />
&#8220;Di bawah kuku manusia.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">Manusia Yang Menjadi Teman Iblis</span><br />
<strong>&#8220;Siapa temanmu wahai Iblis?&#8221;</strong><br />
&#8220;Pemakan riba.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Siapa sahabatmu?&#8221;</strong><br />
&#8220;Pezina.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Siapa teman tidurmu?&#8221;</strong><br />
&#8220;Pemabuk.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Siapa tamumu?&#8221;</strong><br />
&#8220;Pencuri.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Siapa utusanmu?&#8221;</strong><br />
&#8220;Tukang sihir.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Apa yang membuatmu gembira?&#8221;</strong><br />
&#8220;Bersumpah dengan cerai.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Siapa kekasihmu?&#8221;</strong><br />
&#8220;Orang yang meninggalkan shalat Jumat&#8221;<br />
<strong>&#8220;Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?&#8221;</strong><br />
&#8220;Orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">Iblis Tidak Berdaya Di Hadapan Orang Yang Ikhlas</span><br />
Rasulullah SAW lalu bersabda : <strong>&#8220;Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu.&#8221;</strong><br />
Iblis segera menimpali, &#8220;Tidak, tidak. Tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku. Demi yang menciptakan diriku dan memberikan ku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang shaleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&#8220;Siapa orang yang ikhlas menurutmu?&#8221;</strong><br />
&#8220;Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjungan, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku akan meninggalkannya. Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">Iblis Dibantu oleh 70.000 anak–anaknya</span><br />
&#8220;Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaithan (setan). Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk menggangu anak–anak muda, sebagian untuk menganggu orang–orang tua, sebagian untuk menggangu wanita–wanita tua, sebagian anak -anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid. Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada shalat berjamaah. Tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjamaah. Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus. Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia, jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus. Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya. Syaithan juga berkata, &#8220;Keluarkan tanganmu&#8221;, lalu ia mengeluarkan tangannya kemudian syaithan pun menghiasi kukunya. Mereka, anak–anakku selalu meyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka. Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa. Tahukah kamu, Muhammad, bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">Cara Iblis Menggoda</span><br />
&#8220;Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku? Akulah makhluk pertama yang berdusta. Pendusta adalah sahabatku. Barangsiapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku. Tahukah kau Muhammad? Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar–benar menasihatinya. Sumpah dusta adalah kegemaranku. Ghibah (gosip) dan namimah (adu domba) kesenanganku. Kesaksian palsu kegembiraanku. Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata–kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. Jadi semua anak–anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat, CERAI.</p>
<p style="text-align: justify;">Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur-ulur shalat. Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia menundanya hingga ia melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya kemukanya. Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan ke telinganya ‘Lihat kiri dan kananmu’, iapun menoleh. Pada saat itu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya lalu aku katakan ‘Shalatmu tidak sah’ Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul. Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. Ia pun shalat seperti ayam yang mematuk beras. Jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam. Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai. Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika menguap, syaithan akan masuk ke dalam dirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia. Dan iapun semakin taat padaku.</p>
<p style="text-align: justify;">Kebahagiaan apa untukmu, sedangkan aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. Aku katakan padaknya, ‘Kamu tidak wajib shalat, shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. Orang sakit dan miskin tidak, jika kehidupanmu telah berubah baru kau shalat.’ Lalu ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan. Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu.<br />
Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari Islam?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">10 Permintaan Iblis kepada Allah SWT</span><br />
<strong>&#8220;Berapa yang kau pinta dari Tuhanmu?&#8221;</strong><br />
&#8220;10 macam.&#8221;<br />
<strong>&#8220;Apa saja?&#8221;</strong><br />
&#8220;Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia. Allah mengizinkan. Allah berfirman, &#8220;Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. Dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan.&#8221; (QS Al-Isra :64). Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. akujuga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah. Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah, maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan. Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal. Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku. Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku. Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku. Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.<br />
Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Allah jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku. Allah berfirman, &#8220;Orang–orang boros adalah saudara–saudara syaithan.&#8221; (QS Al-Isra : 27). Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku. Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia. Allah menjawab, &#8220;Silahkan&#8221;, aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat. Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.</p>
<p style="text-align: justify;">Wahai Muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda. Seandainya aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun (yang tidak sesat). Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah. Seandainya kau bisa memberi hidayah, maka tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara. Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.</p>
<p style="text-align: justify;">Rasulullah SAW lalu membaca ayat: <strong>&#8220;Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT.&#8221;</strong> (QS Hud :118 – 119) juga membaca, <strong>&#8220;Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku.&#8221;</strong> (QS Al-Ahzab : 38).</p>
<p style="text-align: justify;">Iblis lalu berkata: &#8220;Wahai Rasul Allah takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin makhluk–makhluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. Aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu dan aku tak berbohong.&#8221;<br />
&#8212;o0o&#8212;</p>
<p style="text-align: justify;">Sampaikan lah risalah ini kepada saudara-saudara kita karena agama itu adalah nasehat. Nasehat-menasehati serta menyampaikan berita kebenaran adalah tugas semua umat muslim kepada muslim lainnya. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT agar terhindar dari tipu-daya iblis dan pengaruh-pengaruhnya. Amin ya Robbal alamin.</p>
<p style="text-align: justify;">Disunting dari berbagai sumber di Internet diantaranya www.zulfi19.cybermq.com dan beberapa blog lain dengan posting yang sama temanya.</p>
</div>
</div>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bambang.utoyo.com/2010/06/iblis-pun-terpaksa-bertamu-kepada-rasulullah-saw-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Renungan di Hari Ulang Tahun Untuk Buah-Hatiku Tersayang</title>
		<link>http://bambang.utoyo.com/2010/06/renungan-di-hari-ulang-tahun-untuk-buah-hatiku-tersayang/</link>
		<comments>http://bambang.utoyo.com/2010/06/renungan-di-hari-ulang-tahun-untuk-buah-hatiku-tersayang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Jun 2010 21:14:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bambang Utoyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[milad]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[sholehah]]></category>
		<category><![CDATA[tahun]]></category>
		<category><![CDATA[ucapan]]></category>
		<category><![CDATA[ulang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bambang.utoyo.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Papa, Mama &#38; Farah di Genting, Malaysia Untuk Farah Utoyo, anak Papa yang sholehah. Selamat Milad ya sayang! Farah ingatkan sayang, Nenek selalu bilang, &#8220;Tidak ada contoh dari Rasulullah Muhammad SAW untuk merayakan ulang tahun.&#8221; Artinya, kalau kita merayakan ulang tahun itu tidak bernilai ibadah. Allah tidak akan memberi kita pahala (hadiah). Padahal kita harus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="mceTemp">
<dl id="attachment_11" class="wp-caption alignright" style="width: 234px;">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-medium wp-image-11" title="papa-mama-fa" src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/uploads/2010/06/papa-mama-fa-224x300.jpg" alt="Papa, Mama &amp; Farah di Genting, Malaysia" width="224" height="300" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Papa, Mama &amp; Farah di Genting, Malaysia</dd>
</dl>
<p style="text-align: justify;"><strong>Untuk Farah Utoyo, anak Papa yang sholehah. Selamat Milad ya sayang!</strong></p>
</div>
<p>Farah ingatkan sayang, Nenek selalu bilang, &#8220;Tidak ada contoh dari Rasulullah Muhammad SAW untuk merayakan ulang tahun.&#8221; Artinya, kalau kita merayakan ulang tahun itu tidak bernilai ibadah. Allah tidak akan memberi kita pahala (hadiah). Padahal kita harus berusaha &amp; berharap semua yang kita lakukan akan mendapat hadiah dari Allah SWT. Anak manis, hadiah dari Allah ini beda sekali dengan hadiah yang pernah Papa, Mama atau orang lain berikan untuk Farah. Yang pasti kalau Allah setiap saat memberi kita hadiah, maka Allah akan mencintai dan menyayangi kita. Anakku, sayang dan cintanya Allah pada kita, itulah yang paling kita harapkan. Dan itu juga harapan banyak orang lainnya.</p>
<p>Anakku yang cantik, kalau kita menganggap penting untuk merayakan ulang tahun, itu lebih salah lagi. Karena bukan cuma kita tidak akan dapat hadiah dari Allah tapi kita bisa berdosa, artinya Allah akan mengambil lagi hadiah yang sudah pernah diberikan untuk kita. Semoga ini tidak pernah terjadi pada kita ya sayang, amin. Farah tau kan sayang, kalau kita mendapat banyak hadiah (pahala) maka kita akan selalu dilindungi oleh Allah. Kita akan dihindarkan dari sesuatu yang tidak baik. Itu semua bisa terjadi kalau Allah menyayangi kita.</p>
<p><span id="more-10"></span>Anakku, Papa bersyukur sekali kepada Allah dikarunia putri cantik dan insyaallah sholehah seperti Farah. Papa bangga sekali ketika Farah mau sholat lima waktu, puasa ramadhan, sholat tarawih, mau berbagi dengan orang lain (teman-teman) bahkan belajar puasa sunah Senin &amp; Kamis. Papa juga bangga karena Farah sudah tau menabung lebih bermanfaat daripada beli jajanan di sekolah, toh makanannya sudah dibekali sama Mama dari rumah. Papa ingin kebanggaan Papa tidak pernah hilang. Jadi Papa berharap Farah tetap melakukan perbuatan baik seperti yang telah Farah lakukan. Kalau bisa perbuatan baiknya terus ditambah.</p>
<p>Papa juga sedih ketika Farah sakit. Tapi Papa senang kalau Papa atau Mama bisa memberikan sesuatu dan membuat Farah senang. Farah harus bersyukur kepada Allah atas semua yang Allah berikan, termasuk jalan-jalan ke Disneyland yang belum pernah Farah bayangkan sebelumnya, tapi sekarang pingin banget ke sana lagi. Yang perlu Farah tau, <strong>Papa sayang Farah. <em>I do love you</em>, anakku.</strong> Sampai kapan pun Farah tetap anak Papa &amp; Mama yang cantik.</p>
<p>Setelah sholat Tahajjud tadi Papa berdo&#8217;a, mohon kepada Allah, supaya Farah menjadi anak sholehah, diberi kepintaran dan kecerdasan, tumbuh sehat jasmani dan rohani hingga dewasa. Papa juga berdoa supaya keluarga kita selalu bahagia dan sejahtera, Papa &amp; Mama diberi umur yang cukup &amp; barokah, dan diberi kemampuan &amp; kesehatan untuk membimbing Farah tumbuh menjadi remaja  hingga dewasa.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekian dulu ya sayang, catatan ini untuk Farah. Mungkin sebagian isi kalimatnya belum Farah mengerti sekarang. Tapi Papa yakin, suatu saat Farah akan memahaminya. Farah boleh baca lagi kapan pun, terutama saat milad seperti hari ini, 6 Juni. Sudah ya sayang, tdk terasa air mata papa jatuh ke pipi. Papa tidak menangis koq, Papa bersyukur &amp; haru.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bambang.utoyo.com/2010/06/renungan-di-hari-ulang-tahun-untuk-buah-hatiku-tersayang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mulai menabung atau &#8230;</title>
		<link>http://bambang.utoyo.com/2007/07/mulai-menabung-atau/</link>
		<comments>http://bambang.utoyo.com/2007/07/mulai-menabung-atau/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jul 2007 17:46:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bambang Utoyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Financial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bambang.utoyo.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Saya sekarang sedang mulai cicilan rumah, uang saya banyak tersedot ke sana&#8230;&#8221; &#8220;Pengeluaran gue lagi gak teratur nih, nanti kalau sudah mulai stabil gue pasti mulai nabung&#8230;&#8221;  &#8220;Gaji saya terlalu kecil buat menabung. Mana bisa saya menabung, untuk hidup saja sudah pas-pasan&#8221; Tidak ada alasan untuk Tidak Menabung, permasalahannya adalah kapan kita akan mulai menabung&#8230;? Apakah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">&#8220;Saya sekarang sedang mulai cicilan rumah, uang saya banyak tersedot ke sana&#8230;&#8221;</font></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">&#8220;Pengeluaran gue lagi gak teratur nih, nanti kalau sudah mulai stabil gue pasti mulai nabung&#8230;&#8221;  </font></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">&#8220;Gaji saya terlalu kecil buat menabung. Mana bisa saya menabung, untuk hidup saja sudah pas-pasan&#8221;</font></p>
</li>
</ul>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Tidak ada alasan untuk Tidak Menabung, permasalahannya adalah kapan kita akan mulai menabung&#8230;? Apakah kita harus menunggu sampai ketiga hal di atas tidak lagi terjadi, yaitu:</font></p>
<ol>
<li>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Menunggu sampai cicilan rumah selesai</font></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Menunggu sampai pengeluaran menjadi stabil, atau;  </font></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Menunggu sampai gaji naik</font></p>
</li>
</ol>
<p><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Seseorang menabung bukan karena lebih besarnya penghasilan dibanding orang lain. Amir yang bergaji 1 juta dapat menabung 50 ribu secara rutin setiap bulan, sementara Budi yang bergaji 2 juta sebulan tidak dapat menabung sama sekali. Di sini ditunjukkan bahwa gaya hidup Amir lebih memungkinkan dia untuk menabung dibandingkan Budi. Amir lebih memprioritaskan menabung daripada Budi.<br />
 <br />
Bagaimana Hal ini Dapat Terjadi ?<br />
Jika Anda mengalami hal yang sama seperti Budi sehingga tidak dapat menabung, permasalahannya adalah:<br />
 <br />
1. Anda bukan orang pertama yang menikmati dan menerima gaji setiap bulannya (lho, kok bisa?)<br />
2. Anda bukan prioritas utama bagi Anda sendiri.</font><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Bagaimana Mungkin?<br />
Anda mungkin berpikir,&#8221; Ah, gimana mungkin&#8230;ya jelas aja, gue orang pertama yang menikmati gaji gue sendiri.&#8221; Tapi&#8230; Apakah yang sebenarnya terjadi seperti itu? Kebanyakan orang akan membuat anggaran seperti ini:</p>
<p></font></p>
<table border="0" width="60%" cellPadding="0" cellSpacing="0" id="table3">
<tr>
<td><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Pertama</font></td>
<td>:</td>
<td width="419"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Pajak Penghasilan </font> </td>
</tr>
<tr>
<td><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Kedua</font></td>
<td>:</td>
<td width="419"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Pembayaran Kredit Rumah/Mobil/Kartu Kredit</font></td>
</tr>
<tr>
<td><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Ketiga</font></td>
<td>:</td>
<td width="419"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Pendidikan Anak</font></td>
</tr>
<tr>
<td><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Keempat</font></td>
<td>:</td>
<td width="419"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Kebutuhan Rumah Tangga </font> </td>
</tr>
<tr>
<td><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Kelima</font></td>
<td>:</td>
<td width="419"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Pelayanan Kesehatan</font></td>
</tr>
<tr>
<td><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Keenam</font></td>
<td>:</td>
<td width="419"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Perawatan Kendaraan/Rumah</font></td>
</tr>
</table>
<p><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Mungkin semua hal di atas cukup dibayar lunas dengan penghasilan Anda tiap bulannya. Berarti kita menempatkan diri di urutan paling belakang atau dengan kata lain, &#8216;ya kalau ada sisa ya nabung, kalau enggak saya akan tunggu sisa bulan depan dan mulai menabung.&#8217; Namun hal ini terulang lagi pada bulan berikutnya dan berikutnya.</font><font size="2" color="#000000" face="Verdana"> </font><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Apa yang dapat Anda lakukan jika mengalami hal ini? Gajilah diri Anda sendiri&#8230;PAY YOURSELF FIRST. Gunakan uang itu untuk menabung. Secara tidak langsung Anda telah membuat penyesuaian gaya hidup dengan mengurangi jatah &#8220;gaya hidup&#8221; kita karena telah ditarik di awal untuk ditabung. Yang disebut menabung adalah suatu kepastian, bukannya kadang kala menabung dan kadang kala tidak.</p>
<p> <em>&#8221; Nanti Kalau Kondisi Keuangan Sudah Stabil dan Sedikit Lega, Saya Pasti Mulai Menabung&#8230;&#8221;</em></p>
<p>Anda dapat mulai menabung sekarang! Anda harus mulai menabung sekarang! Mengapa harus menunda?</p>
<p>Tidak mudah untuk memenuhi kebutuhan manusia, setiap pemasar barang konsumtif tahu benar akan hal ini dan selalu mengambil manfaat dari sifat dasar manusia ini. Kebutuhan akan selalu meningkat, setiap kali terpuaskan akan datang sesuatu dengan tingkat kepuasan yang lebih tinggi. Dulu mungkin<br />
 Anda bercita-cita untuk memiliki HP Nokia 9300 yang waktu itu masih berharga hampir 4 jutaan, setelah HP tersebut di tangan, kini muncul keinginan untuk menggenggam Nokia N90 walaupun harga barunya masih di atas 7 jutaan.</p>
<p>Bila  Anda pernah mengatakan gaji sekarang ini terlalu kecil, mari kita renungkan beberapa pertanyaan berikut ini:</p>
<p>- Misalkan gaji saya  2 juta, dan itu tidak cukup. Lalu berapa yang cukup menurut saya?<br />
- Bagaimana kalau gaji saya naik menjadi&#8230;.. 3 juta? Pasti akan sangat lega&#8230;</p>
<p>Setelah berjalan 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun, dan gaji telah naik 100%:<br />
- Apakah saya merasa gaji menjadi tidak cukup lagi sekarang?<br />
- Bagaimana jika gaji naik menjadi 5 juta?<br />
- Dalam berapa lama saya akan merasa lega?<br />
- Bagaimana jika naik menjadi 10 juta, 16 juta?<br />
- Lalu, adakah orang yang tidak merasa cukup dengan gaji 16 juta&#8230;Waah, banyaak.<br />
- Gimana kalau 30 juta&#8230;. 50 juta dst… dst !</p>
<p>Berapapun penghasilan yang Anda sebutkan, pertanyaan dasarnya adalah: Berapa yang bisa Anda tabung? Jika Anda katakan bahwa sekarang bukan waktu yang tepat untuk mulai menabung, maka yang akan terjadi adalah:</p>
<p>ANDA TIDAK AKAN PERNAH MENABUNG!!!</p>
<p>Sebuah Ilustrasi:<br />
Andi ingin menabung untuk kuliah anaknya, Romi. Saat ini dia masih harus melunasi cicilan KPRnya sampai 10 tahun mendatang. Usia anaknya sekarang masih 1 tahun. Seharusnya dia hanya harus menyisihkan 400 ribu/bulan untuk menyediakan uang kuliah anaknya. Maka dia tunda niatnya untuk menabung sampai 5 tahun mendatang, ternyata pada saat itu istri Andi menginginkan mobil baru, jadilah mereka membeli mobil tersebut dengan cicilan selama 5 tahun.<br />
Singkat cerita, mereka baru mulai menabung 10 tahun kemudian. Sementara jarak waktu sampai masa kuliah anaknya tinggal 7 tahun lagi. Dan untuk mencapai jumlah yang diinginkan kini dia harus menyisihkan 2.5 juta tiap bulannya! Sementara, saat ini Romi sudah memiliki adik, dan jumlah itupun masih ahrus ditambah dengan tabungan untuk adik Romi&#8230; Waah, jadi berat yaaa&#8230;..?!x</font> <font size="2" color="#000000" face="Times New Roman">?</font> <font size="2" color="#000000" face="Verdana">?</font> <font size="2" color="#000000" face="Wingdings">L</font> <font size="2" color="#000000" face="Webdings">ÿ</font> <font size="2" color="#000000" face="Verdana">Jadi, segera mulailah menabung&#8230;.atau&#8230;.</p>
<p></font></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bambang.utoyo.com/2007/07/mulai-menabung-atau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Google is My Salesman</title>
		<link>http://bambang.utoyo.com/2007/07/google-is-my-salesman/</link>
		<comments>http://bambang.utoyo.com/2007/07/google-is-my-salesman/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jul 2007 09:21:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bambang Utoyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bambang.utoyo.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Awalnya, Rabu 25 Juli 2007, ketika saya mengikuti sebuah seminar yang diselenggarakan oleh Majalah Warta Ekonomi di Hotel Aryaduta, Jakarta. Hadir sebagai salah seorang speakernya yaitu Bob Julius Onggo. Mudah-mudahan nama ini tidak asing buat Anda. Bob Julius Onggo memang bukan siapa-siapa, tapi yang menarik buat saya yaitu dia membangun bisnis dengan capital yg almost [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Awalnya, Rabu 25 Juli 2007, ketika saya mengikuti sebuah seminar yang diselenggarakan oleh Majalah Warta Ekonomi di Hotel Aryaduta, Jakarta. Hadir sebagai salah seorang speakernya yaitu Bob Julius Onggo. Mudah-mudahan nama ini tidak asing buat Anda.</p>
<p align="justify">Bob Julius Onggo memang bukan siapa-siapa, tapi yang menarik buat saya yaitu dia membangun bisnis dengan capital yg almost zero (hampir tanpa modal atau modalnya kecil banget boo!). Bagimana cara dia memasarkan bisnisnya yang sekarang sudah mempunyai beberapa perusahaan dan hampir semuanya dibangun dengan modal yg sangat kecil?</p>
<p align="justify">Diseminar itu Bob menjelaskan, bagaimana Google &amp; Yahoo! bisa bekerja gratis tanpa dibayar untuk bisnisnya dalam mendatangkan pembeli. Wah&#8230; seneng kan? Nah semua trik2 pemasarannya itu dibahas dalam buku karangannya yang baru terbit awal bulan Juli ini yaitu: <strong>Google is my Salesman</strong></p>
<p align="justify">Tertarik buat mengikuti jejaknya, makanya saya beli juga bukunya. Murah kok harganya, Rp.39.000,- ada di Gramedia.</p>
<p align="justify">Sudah ya, mau terusin bacanya nih.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://bambang.utoyo.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bambang.utoyo.com/2007/07/google-is-my-salesman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
